Lafal Niat Zakat Fitrah dan Artinya

Posted on

Lafal Niat Zakat Fitrah – Semua amal ibadah tentunya harus melibatkan niat. Tidak hanya ibadah wajib saja, namun juga ibadah Sunnah yang kita laksanakan. Niat menjadi bagian dari penentu suatu amalan apakah sah atau tidak. Begitupun dengan zakat fitrah, yang mana zakat ini hukumnya wajib dilaksanakan oleh setiap umat Muslim.

Baca juga : Niat Puasa Ramadhan

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat Fitrah menjadi salah satu zakat yang wajib dilakukan oleh umat Muslim, yang mampu, serta merdeka ketika bulan Ramadhan. Tidak hanya disebut sebagai zakat Fitrah, namun zakat ini juga seringkali disebut sebagai zakat Shoum, zakat Ramadhan, dan zakat badan.

Zakat Fitrah ini bermanfaat sebagai pembersih harta benda, serta menjadi pelengkap puasa yang kita laksanakan di bulan Ramadhan. Adapun syarat wajib zakat Fitrah yaitu :

  • Agama Islam, serta merdeka
  • Menemui 2 waktu, yakni antara Ramadhan dan Syawal meskipun hanya sesaat
  • Memiliki harta yang lebih dari kebutuhan sehari-hari, baik untuk dirinya sendiri ataupun orang di bawah tanggungan saat hari raya serta malamnya

Lafal Niat Zakat Fitrah dan Artinya

Niat merupakan I’tidak tanpa ragu dalam melaksanakan perbuatan. Walaupun niat urusannya dengan hati, namun melafalkannya dianjurkan karena akan membantu dalam menegaskan niatnya. Melafalkannya akan membuat I’tidak menjadi mantap sebab niat terekspresi pada wujud yang konkret, yakni lafal atau bacaan. Berikut ini beberapa niat zakat fitrah beserta artinya:

Niat Zakat Fitrah Untuk Sendiri

Adapun lafal niat zakat Fitrah dan artinya untuk diri sendiri yaitu berikut ini.

Lafal Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah Untuk Istri

Sedangkan lafal niat zakat Fitrah dan artinya untuk istri berikut ini :

Lafal Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Laki-Laki

Niat zakat Fitrah untuk anak laki-laki berikut ini:

Lafal Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Perempuan

Lafal niat zakat Fitrah untuk anak perempuan dan artinya seperti berikut ini:

Lafal Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Lafal niat zakat Fitrah untuk  diri sendiri dan keluarga berikut ini:

Lafal Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah Untuk Seseorang yang Diwakilkan

Niat zakat Fitrah untuk seseorang yang diwakilkan seperti berikut ini.

Lafal Niat Zakat Fitrah

Nah, itulah lafal-lafal niat zakat fitrah yang dilaksanakan saat bulan Ramadhan beserta artinya.

Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

Maksimal zakat fitrah dibayarkan sebelum shalat Idul Fitri. Ada 8 golongan orang yang berhak mendapatkan zakat, baik itu zakat fitrah ataupun zakat harta. 8 golongan yang wajib menerima zakat fitrah adalah :

  • Orang Fakir. Orang  yang hidupnya sengsara, tidak memiliki harta, serta tenaga untuk memenuhi kehidupannya.
  • Orang Miskin, yaitu orang yang penghidupannya tidak cukup, serta dalam keadaan kekurangan.
  • Pengurus Zakat, yaitu orang yang diberikan tugas untuk mengurus zakat, baik mengumpulkan ataupun membagikan zakat.
  • Muallaf, yakni seseorang yang memiliki harapan masuk Islam, serta orang yang baru masuk Islam dengan kondisi iman yang masih lemah
  • Memerdekakan Budak, yaitu mencakup melepaskan umat Muslim yang ditawan oleh orang kafir.
  • Orang Berhutang, yaitu orang yang memiliki hutang untuk kepentingan yang bukan maksiat, serta ia tidak mampu membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk kepentingan, memelihara persatuan umat Islam, kepentingan umum misalkan mendirikan rumah sakit, sekolah dan lain sebagainya.
  • Orang berjuang di jalan Allah, yakni tujuannya untuk keperluan kaum muslimin, serta pertahanan Islam.
  • Orang dalam perjalanan bukan untuk maksiat yang mengalami kesulitan di perjalanannya.

Ketentuan Zakat Fitrah

Berikut ini beberapa ketentuan zakat Fitrah:

  • Zakat Fitrah besarnya yaitu 1 sha, yakni 2176 gram atau sama dengan 2.2 Kg beras ataupun makanan pokok. Akan tetapi dalam prakteknya jumlah zakat Fitrah ini digenapkan 2,5 Kg, untuk kehati-hatian. Oleh para ulama hal ini dianggap baik.
  • Berdasarkan madzhab Hanafi, dibolehkah zakat Fitrah dengan menggunakan uang seharga ukuran tersebut, apabila dianggap lebih bermanfaat untuk penerima zakat.
  • Waktu zakat Fitrah yaitu dari awal bulan puasa Ramadhan sampai sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Sedangkan jika zakat dikeluarkan setelah shalat Idul Fitri maka dianggap sebagai sedekah sunah, sesuai sabda Rasulullah SAW:

فَمَنْ أدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُوْلَةٌ وَمَنْ أدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ

Artinya : “Barang siapa mengeluarkan  (zakat Fitrah) sebelum shalat (‘Idul Fitri), maka zakatnya sah. Barang siapa mengeluarkannya setelah shalat maka dianggap sedekah sunah.” (HR. Ibnu Majah)

  • Zakat Fitrah bisa dikeluarkan langsung pada penerima zakat atau mustahik, ataupun dibayarkan melalui amil zakat.
  • Panitia zakat Fitrah boleh membagikan zakat kepada penerima zakat sesudah shalat Idul Fitri karena uzur syar’i
  • Apabila Hari Raya waktunya berbeda, panitia zakat fitrah yang melaksanakan hari raya lebih awal tidak bisa menerima zakat Fitrah setelah melaksanakan shalat Idul Fitri.
  • Hendaknya panitia Zakat Fitrah mendoakan orang yang mengeluarkan atau membayar zakat, supaya ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT dan mendapatkah pahala.

Keutamaan Membayar Zakat Fitrah

Selain menjalankan ibadah puasa, di bulan Ramadhan wajib hukumnya membayar zakat Fitrah. Hal ini disebabkan karena membayar zakat fitrah adalah termasuk dalam rukun Islam keempat. Dengan membayar zakat Fitrah menjadi salah satu cara untuk berbagi rezeki terhadap sesama. Bahkan zakat Fitrah disebut penyempurna iman, juga agama.

Tidak hanya itu, ada beberapa keutamaan lainnya dengan membayar zakat Fitrah di bulah suci Ramadhan seperti berikut ini:

Membersihkan Diri

Keutamaan membayar zakat Fitrah yakni membantu dalam membersihkan harta, diri dan jiwa dari dosa. Tidak hanya itu, zakat Fitrah juga menyempurnakan ibadah puasa yang kita jalankan selama satu bulan.

Menambah Harta

Walaupun kita harus mengeluarkan sebagian uang untuk berzakat, namun dengan membayar zakat tidak akan membuat harta kita menjadi berkurang. Ini menjadi keutamaan membayar zakat yang lainnya. Bahkan, Allah SWT akan menambahkan berkah bagi umat Muslim yang membayar zakat Fitrah.

Penyelamat di Hari Kiamat

Membayar zakat Fitrah juga sebagai penyelamat diri saat hari kiamat. Bahkan, Allah SWT menjanjikan pahala besar, yaitu surge untuk orang yang melaksanakan shalat, membayar zakat, serta beriman kepada Allah SWT dan hari akhir.

Lihat juga : Doa Para Nabi yang Mustajab

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang kehadirannya selalu dinantikan oleh umat Islam di dunia ini. Di bulan ini, kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa, begitupun dengan membayar zakat Fitrah. Sebagaimana seperti yang sudah dijelaskan di atas, zakat Fitrah adalah salah satu zakat yang wajib kita laksanakan. Ada banyak keutamaan yang kita dapatkan dengan membayar zakat Fitrah sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas.

Nah, demikian ulasan mengenai zakat Fitrah, mulai dari pengertian, lafal niat zakat Fitrah dan artinya, syarat zakat Fitrah dan keutamaan membayar zakat Fitrah. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *