Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Dzulhijjah)

Posted on

Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Djulhijah) – Puasa dibulan Dzulhijjah adalah sunnah hukumnya. Jadi untuk anda yang menjalankan maka Allah SWT menjanjikan pahala untuk anda. Sementara untuk anda yang tidak menjalankan ibadah ini maka tidak apa-apa. Hanya saja, mungkin banyak diantara anda yang ingin menjalankan ibadah yang satu ini. Namun terkendala karena belum terlalu hafal atau paham baik bagaimana niatan yang harus dilafalkan. Nah, berikut ini kami berikan doa niat puasa arafah dan tarwiyah atau puasa dzulhijjah. Simak langsung dibawah ini informasinya.

Membaca niatan puasa untuk sebuah ibadah puasa, pada dasarnya sama waktunya dengan puasa lainnya. Yakni dilakukan pada malam hari atau pada siang haru sebelum masuk waktu dzuhur. Hanya saja, lafadz bacaannya berbeda dan secara lengkap kali ini kami akan berikan untuk anda seperti apa bacaan niat puasa Arafah dan Tarwiyah.

Seperti yang kita ketahui bahwa puasa di bulan Dzulhijjah adalah sunnah hukumnya. Yang mana berarti ketika hamba Allah menjalankan ibadah yang satu ini. Maka Allah menjanjikan pahala untuknya. Hanya saja untuk mereka yang tidak menjalankan ibadah yang satu ini. Maka tidak akan menjadi dosa dan tidak ada hukuman untuknya. Baca juga: Doa Agar Anak Cerdas dan Sholeh

Nah, untuk anda yang penasaran atau belum terlalu paham seperti apa niatan yang dibaca sebelum menjalankan ibadah puasa sunnah ini. Maka tak perlu khawatir kita simak dibawah ini informasinya.

Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Djulhijah)

Membaca niatan puasa antara satu puasa dengan puasa lainya tentu berbeda. Hal ini dikarenakan ada bacana niat tertentu yang perlu anda lafalkan sebelum anda menjalani sebuah ibadah.

Nah, sama halnya dengan ibadah puasa Arafah dan Tarwiyah kali ini. Untuk membantu anda menjalani ibadah puasa yang satu ini. Maka dibawah ini adalah bacaan niat untuk puasa Arafaf dan Tarwiyah.

Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah

Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Djulhijah)

Sebagaimana kita ketahui bahwa puasa sunnah di bulan Dzulhijjah dilakukan selama 10 hati pada hari pertama bulan yang satu ini. Nah, dari tenggang waktu ini, sunnah puasa dibagi menjadi puasa Arafah dan puasa Tarwiyah. Yang mana tentunya waktu pelaksanaanya berbeda.

Untuk anda yang menjalankan puasa dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 7 Dzulhijjah. Puasa ini tergolong kedalam puasa Sunnah bulan Dzuljijjah. Yang mana niatan doa yang akan anda lafalkan pada waktu ini berbeda. Dibawah ini adalah lafalan niat puasa Sunnah tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah.

Itulah dia lafadz niatan puasa Sunna di Bulan Dzulhijjah pada tanggal 1 sampai dengan tanggal 7. Mengetahui dan memahami betul lafalan huruf arab dengan terjemahan dan latinnya. Akan tentu bermanfaat untuk anda memahami doa apa yang anda panjatkan kepada Tuhan.

Dengan begini maka rangkaian doa yang anda panjatkan pun akan terasa lebih afdol. Tentunya anda pun perlu mempelajari tajwij Qur’an untuk bisa membaca doa dengan bahasa Arab. Untuk itulah guna memudahkan anda maka bacaan latin kami berikan diatas.

Niat Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah

Nah, jika selama hari pertama sampai dengan hari ke tujuh di bulan Dzulhijjah selama anda menjalankan ibadah puasa sunnah. Anda melafalkan bacaan niat yang telah kami berika diatas. Kali ini, untuk puasa di tanggal 8 atau hari ke delapan pertama bulan Dzulhijjah. Puasa ini tergolong kedalam puasa Tarwiyyah.

Puasa ini sama hukumnya dengan puasa sebelumnya, karena pada dasarnya puasa ini dilakukan pada bulan Dzulhijjah. Jadi demikian, untuk anda yang tidak menjalankan puasa ini maka hukumnya tidak apa-apa.

Hanya saja, untuk anda yang sudah menjalankan puasa 7 hari pertama di bulan Dzulhijjah, akan lebih baik bila anda menjalankan ibadah puasa ini dengan baik. Karena akan tanggung tinggal beberapa hari lagi anda sudah bisa menamatkan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah.

Lantas seperti apa bacaan niat untuk puasa Tarwiyah? Mari kita simak dibawah ini bacaan Arab, Latin dan juga terjemahannya. Ingin tahu seperti apa? Simak dibawah ini.

Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Djulhijah)

Itulah dia bacaan doa niat puasa Tarwiyah yang dapat kami berikan. Pembacaan niat ini kami berikan lengkap dengan latin dan terjemahannya untuk memudahkan anda membacanya.

Tentunya, akan lebih mudah untuk anda membaca doa dengan bahasa Arab pada saat anda memahami Al-Qur’an. Hanya saja, untuk anda yang masih dalam tahapan belajar membaca Qur’an maka bacaan latin akan dapat memudahkan anda melakukannya.

Namun tak perlu khawatir karena semuanya akan membutuhkan proses untuk bisa dilakukan dengan baik. Itulah mengapa kesabaran dalam mempelajari Qur’an amat penting dibutuhkan. Agar demikian, perlahan anda bisa menguasainya dengan baik.

Niat Puasa Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah

Jika pada tanggal 8 Dzulhijjah anda menjalankan puasa sunnah Tarwiyah. Maka pada hari ke 9 di bulan Dzulhijjah ini puasa yang akan anda hadapi masuk kedalam puasa Arafah. Sehingga demikian, hal ini akan membuat bacaan doa untuk niat kali ini berbeda.

Sebagaimana telah disebutkan diatas, sebenarnya puasa Arafah masuk kedalam puasa yang Sunnah. Sehingag anda akan bisa menjalankan ibadah yang satu ini ataupun tidak, tidak apa-apa. Hanya saja, rasanya sangat disayangkan bila anda menjalankan rangkaian puasa sunnah ini. Apalagi untuk anda yang sudah menjalani ibadah puasa sunnah dari hari pertama di bulan Dzulhijjah ini.

Nah, untuk lebih melengkapi puasa kali ini, maka ibadah puasa Arafah ini sebaiknya anda jalankan dengan baik. Sehingga demikian, ibadah ini akan semakin melengkapi ibadah puasa sunnah anda di bulan Dzulhijjah ini.

Adapun niatan untuk puasa sunnah Arafah akan dapat anda simak dibawah ini lengkap dengan latin dan terjemahannya. Ingin tahu seperti apa? Mari simak secara langsung dibawah ini informasinya.

Doa Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah (Puasa Djulhijah)

Itulah dia bacaan doa niat puasa Arafah lengkap bersama dengan latin dan juga terjemahannya. Pemberian bacaan arab dengan latin dan terjemahannya ini diharapkan dapat membantu anda mempermudah sewaktu membacanya. Terutama untuk anda yang masih dalam tahapan belajar Al-Qur’an. Maka bacaan lain akan bisa memudahkan anda membacanya dengan lebih lancar.

Tata Cara Pelaksaan Puasa Dzulhijjah

Dalam melaksankan ibadah puasa yang satu ini, kita tentu memahami bahwa ibadah ini hukumnya Sunnah. Sunnah berarti adalah sebuah amalan atau ibadah yang apabila dijalankan mendapatkan pahala. Namun bila tidak pun, tidak berarti dosa atau mendapatkan hukuman dari Allah SWT.

Dengan demikian, anda boleh untuk menjalankan ibadah yang satu ini. Atau ketika anda tidak menjalankannya pun anda tidak akan berarti dosa.

Hanya saja, sebagian orang mungkin tertarik untuk bisa menjalankan ibadah yang satu ini. Hanya saja, mungkin kesulitan untuk memahami kapan dan seperti apa tata cara pelaksanaannya. Hal ini seringkali terjadi, alasannya mungkin diakibatkan karena puasa ini sunnah. Dan tidak banyak orang yang menjalankan ibadah yang satu ini.

Namun sebuah kebaikan yang besar dan Allah SWT menjanjikan banyak pahal dari menjalankan ibadah ini. Sehingga untuk anda yang ingin mengetahui tata cara pelaksanaannya. Anda tak perlu merasa khawatir karena anda bisa menyimaknya dibawah ini.

Puasa Dzulhijjah

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa menjalankan ibadah puasa di bulan Dzulhijjah terdiri dari 10 hari pertama di bulan ini. Hanya saja, dari rangkaian ke 10 hari tersebut. Puasa akan dibagi kedalam 3 bagian, yakni puasa sunnah Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Dari ke 10 hari puasa tersebut pada dasarnya masuk kedalam puasa Dzulhijjah. Hanya saja, dari waktu tersebut ada beberapa waktu yang sudah masuk kedalam kurun 10 hari tersebut.

Jadi untuk puasa Dzulhijjah yang belum termasuki dengan waktu lainnya, yakni antara tanggal 1 samapi dengan tanggal 7 di bulan Dzulhijjah ini. Oleh karenanya, bacaan niat yang anda lafalkan untuk puasa ini akan berbeda dengan niatan puasa diluar tanggal ini.

Nah, tentunya untuk bisa menjalankan ibadah yang satu ini dengan baik. Maka anda perlu memahami dan mempelajari betul bacaan niatan ibadah yang satu ini.

Puasa Tarwiyah

Tata cara pelaksanaan puasa Tarwiyah adalah tangga 8 di bulan Dzulhijjah. Istilah Tarwiyah sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya membawa bekal air. Hal ini dikarenakan pada hari itu, para jamaan haji berbondong membawa perbekalan air zam-zam. Persiapan ini dilakukan untuk persiapan Arafah menuju Mina. Mereka membawa air minum untuk perbekalan mereka dan memberi makan para unta yang mereka tampung dalam sebuah wadah.

Ada juga yang mengatakan bahwa hari tersebut dinamakan dengan hari Tarwiyah karena pada saat itu, Nabi Ibrahim AS pada malam 8 Dzulhijjah. Beliau bermimpi menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS.

Pagi Harinya, beliau Yarwi atau berbicara dengan dirinya sendiri. Apakah hal tersebut sebuah mimpi kosong atau merupakan wahyu yang Allah berikan. oleh karenanyalah, hari tersebut disebut dengan hari Tarwiyah.

Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada hari ke 9 atau tanggal 9 Dzulhijjah. Mengingat puasa ini sudah masuk kedalam waktu yang berbeda. Maka niatan yang diberikan untuk puasa yang satu ini berbeda dengan pausa sebelumnya. Itulah mengapa, penting sekali untuk anda dapat memahami bacaan niat puasa dengan baik.

Diatas kami berikan bacaan niatan puasa 10 hari di bulan Dzulhijjah, lengkap dengan bacaan latin dan terjemahannya. Dengan demikian, bacaan tersebut diharapkan dapat membantu anda memahaminya dengan baik.

Terutama untuk anda yang sedang dalam tahapan belajar membaca Al-Qur’an. Tentunya pemberian bacaan latin akan menjadi panduan anda dalam menentukan apakah bacaan anda sudah betul atau belum.

Tata Cara Puasa

Pada dasarnya puasa sunnah sama pelaksanaanya dengan puasa lainnya. Jadi demikian, anda akan dapat menjalankan ibadah puasa sebagaimana anda menjalankan puasa Ramadhan yang wajib. Hanya saja, untuk membantu anda memahami tata cara pelaksanaan puasa. Maka mari kita simak dibawah ini informasinya.

  • Puasa dimulai dari terbitnya matahari (sebelum adzan berkumandang) sampai dengan terbenam matahari (setelah adzan maghrib berkumandang).
  • Tidak diperkenankan makan dan minum dan melakukan hal-hal lain yang akan membatalkan puasa.
  • Memperbanyak amalan baik demi menyempurnakan puasa yang dijalani.

Demikianlah beberapa bacaan niat puasa Dzulhijjah yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga informasi diatas bermanfaat dan membantu anda menunaikan ibadah puasa sunnah ini dengan khidmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *