Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid dan Tata Cara Mandi Wajib

Posted on

Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid – Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid – Haid atau menstruasi merupakan keadaan keluarnya darah dari dalam rahim yang disebabkan karena luruhnya lapisan dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah, serta sel telur yang tidak dibuahi.

Haid atau menstruasi merupakan salah satu najis yang menghalangi wanita beribadah, baik ibadah sholat maupun puasa. Setiap wanita yang sudah dewasa pasti akan mengalami keadaan yang disebut dengan haid atau menstruasi ini.

Siklus haid atau menstruasi itu sendiri secara umum terjadi selama 3 hingga 7 hari. Apabila masa haid sudah berakhir, maka seorang wanita wajib untuk kembali mensucikan dirinya dengan melakukan mandi wajib setelah haid. Sebelum mandi wajib anda harus membacakan doat niat mandi wajib, kemudian mengikuti tata caranya yang dianjurkan. ( Baca juga : Kumpulan Doa Ibu Untuk Anak yang Mustajab )

Adapun untuk bacaan doa niat mandi wajib setelah haid yaitu sebagai berikut.

Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid dan Tata Cara Mandi Wajib

Selepas haid seorang muslimah diwajibkan untuk bersih-bersih. Bersih-bersih yang dimaksud di sini yaitu mandi atau yang lebih sering disebut sebagai mandi wajib. Mengapa disebut sebagai mandi wajib? Mandi setelah haid disebut sebagai mandi wajib karena hukumnya memang wajib yang dalam artian bersih-bersih setelah haid bukan hanya sekedar membilas atau membasuh, melainkan mandi. Berikut ini bacaan doa niat mandi wajib setelah haid.

Doa niat mandi wajib setelah haid

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Beberapa ketentuan atau tata cara mandi wajib setelah haid berikut ini dianggap baik oleh para ulama, serta disandarkan pada sejumlah hadits Nabi. Dengan melaksanakan mandi wajib setelah haid diharapkan kaum wanita menjalankan ibadahnya lebih lengkap. Dalam keadaan diri yang suci dan siap kembali menjalankan ibadah secara lahir dan batin. Berikut ini ketentuan atau tata cara mandi wajib setelah haid. ( Artikel lainnya : Doa Keluarga Sakinah )

Dalam Fiqih Lima Mazhab hasil karya dari Muhammad Jawad Mughniyah, tata cara mandi wajib setelah haid sama dengan mandi junub. Air yang digunakan untuk mandi harus air mutlak atau air suci dan mensucikan, wajib suci badannya, serta tidak ada hal apapun yang mencegah sampainya air ke badan. Niat, kemudian memulai dari kepala, setelah itu dari bagian tubuh yang kanan lalu bagian tubuh sebelah kiri.

Kesimpulan yang diambil dari beberapa hadits menekankan hal-hal berikut ini:

  1. Bacakan basmalah dengan niat untuk menghilangkan hadast besar lewat mandi. Setelah itu, membasuh telapak tangan sebanyak tiga kali.
  2. Kemudian beristinja dengan membersihkan segala kotoran yang terdapat pada kemaluan.
  3. Disunnahkan untuk melakukan wudhu dan menyempurnakan wudhu yang dimulai dari bagian kanan seperti akan melaksanakan sholat. Hanya saja, jika tidak memungkinkan dengan berkumur dan ber-istinja disela kegiatan sebelum mandi sudah dianggap cukup.
  4. Menyiramkan air sebanyak tiga kali ke atas kepala, lalu menggosoknya hingga air mengenai ke pangkal rambut. Kemudian mengguyurkan air ke badan yang dimulai dari bagian kanan, lalu dilanjutkan ke bagian kiri. Ada baiknya saat menyela-nyela rambut dicampur dengan shampo atau pembersih lainnya.

Penyebab Makruh Saat Mandi

  1. Yang menyebabkan makruh saat mandi yaitu mandi di suatu tempat yang mengandung najis. Hal ini ditakutkan najis tersebut dapat mengenai tubuh. Mandi di air yang tidak mengalir.
  2. Makruh jika menggunakan air untuk mandi dengan berlebihan. ( Lihat juga : Doa Untuk Orang Sakit )

Itulah doa niat mandi wajib setelah haid beserta tata cara mandi wajib. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *