Doa Nabi Yunus Untuk Mengatasi Masalah Yang Sedang Dihadapi

Posted on

Sebagai umat Islam, tentunya kita mengenal nabi-nabi. Nabi merupakan orang-orang pilihan yang ditakdirkan oleh Allah subahanahu wa ta’ala untuk mendapatkan wahyu tertentu sebagai tuntunan hidup pribadinya atau untuk disyiarkan kepada orang lain.

Setidaknya asa beberapa 25 nama nabi yang tercantum dalam kitab suci kita yang agung, Al-Qur’an. Banyak diantara nabi-nabi tersebut yang memanjatkan doa kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang dicantumkan dalam beberapa surat dalam Al-Qur’an.

Nabi tentunya orang pilihan yang patut kita teladani perkataan dan perbuatannya, termasuk doa-doanya. Salah satu doa nabi dalam kitab Al-Qur’an yang dapat kita amalkan adalah doa dari Nabi Yunus alaihi salam.

Beliau memanjatkan doa ketika beliau diuji oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan ditelan oleh ikan berukuran besar. Ia memanjatkan doa kepada-Nya ketika berada di dalam perut ikan tersebut yang dapat kita contoh.

Dalam kitab suci Al-Qur’an, doa nabi Yunus terdapat dalam surat Al-Anbiya  ayat 87-88, sebagai berikut:

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (87) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (88)

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88)

Bahkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pun mengajarkan kita untuk membaca doa Nabi Yunus. Rasul berkata dalam salah satu hadist:

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Doa Dzun Nuun (Doa Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505)

Seusai hadist tersebut, sudah sepantasnya bagi kita sebagai umat islam yang menjadikannya sebagai panutan untuk mengikuti anjurannya dalan membaca doa Nabi Yunus alaihi salam. Doa tersebut sangatlah mudah untuk diamalkan kapan saja dan dimana saja.

Doa Nabi Yunus Untuk Menghadapi Masalah

Terdapat tiga keistimewaan yang membuat doa Nabi Yunus menjadi salah satu doa mustajab yang harus kira amalkan, yaitu:

Pengakuan Tauhid

Doa Nabi Yunus diawali dengan pengakuan keesaan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang harus kita sembah. Mengawali sebuah doa dengan memanjatkan pujian kepadanya merupakan salah satu hal yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam agar doa tersebut celat diijabah sesuai dengan izin-Nya.

Merendahkan Diri Di Hadapan-Nya

Sebagai manusia kita tentunya tidak memiliki daya upaya di hadapan Sang Pencipta, dalam doa Nabi Yunus, terdapat pengakuan diri bahwa manusia selalu melakukan kesalahan dengan menzalimi dirinya sendiri. Allah subhanahu wa ta’ala sungguh tidak menyukai orang yang sombong, maka dengan merendahkan diri di hadapan-Nya, kita mengakui bahwa tanpa pertolongan dan perlindungan-Nya kita hanyalah manusia yang penuh kekurangan.

Memohon Ampunan

Allah subhanahu wa ta’ala adalah satu-satunya Dzat yamg dapat mengampuni segala kesalahan dan dosa kita. Pada doa Nabi Yunus, tersirat makna memohon ampunan atas kesalahan dalan menzalimi diri sendiri. Oleh karena itu, doa Nabi Yunus benar-benar mengandung muatan yang sangat berarti.

Dengan banyaknya keistimewaan yang terkandung dalam doa Nabi Yunus, sudah sepatutnya kita untuk selalu mengamalkan doa tersebut. Kandungan makna pada doa Nabi Yunus menjadikannya istimewa di mata Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam sehingga beliaupun mengajarkan kita untuk mengamalkannya terutama saat tertimpa masalah.

Ketiga keistimewaan yang terkandung dalan doa Nabi Yunus yaitu pengakuan tauhid, merendahkan diri, dan memohon ampunan pada Allah subhanahu wa ta’ala menjadikannya salah satu doa yang dijamin akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sesuai dengan perkataan Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam. Aamin Ya Rabbal ‘Alamin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *