Doa Mengatasi Anak yang Rewel dan Terus Menangis

Posted on

Doa Mengatasi Anak yang Rewel dan Terus Menangis – Mendapati buah hati kita rewel dan terus menerus menangis tentu membuat semua orangtua menjadi panik. Betapa tidak, rewel pada anak-anak bisa menandakan ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatannya. Masalah ini akan tentu membuat ibu khawatir bila buah hatinya menderita suatu penyakit. Akan tetapi, selain diobati dengan pengobatan medis adapula serangkaian doa yang bisa memberikan ketenangan untuk anak yang rewel.

Anak dan bayi yang masih kecil belum mampu menjelaskan dengan rinci ketika mereka menghadapi ketidak nyamanan dalam dirinya. Termasuk dengan penyakit yang mungkin menyerang tubuh mungilnya. Selain menangis dan berubah menjadi rewel tidak ada usaha lain yang bisa dilakukan oleh seorang anak yang kecil.

Menangis seringkali menandakan ada kebutuhan yang perlu untuk disegera dipenuhi pada seorang anak. Misalkan pada saat mereka lapar atau popoknya yang basah. Selain itu, menangis pada anak pun bisa mengindikasikan bahwa si anak sedang tidak nyaman dengan kondisi mereka saat ini. Termasuk pada saat mereka sakit. Sayangnya, anak yang belum mampu menunjukan dengan jelas rasa sakitnya seringkali membuat orangtua khawatir.

Nah, selain mengobati dengan tindakan medis, meredakan anak yang rewel pun perlu didorong dan dibantu dengan doa. Dibawah ini mari kita simak doa mengatasi anak yang rewel dan terus menangis. Baca juga: Doa Agar Anak Diberi Kesembuhan dari Penyakit

Doa Mengatasi Anak yang Rewel dan Terus Menangis

Anak merupakan anugerah yang besar yang Allah SWT berikan dalam kehidupan kita. Anak adalah amanah yang wajib dijaga, dirawat, dididik dan dibimbing hingga kelak mereka menjadi anak yang shaleh dan shalehah. Akan tetapi, dalam perjalanan membersarkan dan merawat seorang anak. Begitu banyak rintangan dan halangan yang dihadapi oleh orangtua. Termasuk dengan anak yang rewel dan tak henti menangis.

Nah, salah satu cara menenangkan anak yang rewel dan menangis adalah memberikan mereka rangkaian doa-doa. Anda mungkin pernah melihat tayangan video dimana seorang bayi yang menangis tiba-tiba menjadi tenang dan diam tatkala ayahnya memperdengarkan ayat al-quran dari ponselnya.

Hal ini menjadi satu dari sekian banyak keutamaan bagaimana aya suci al-quran bisa memberikan ketenangan pada jiwa seseorang. terutama mereka anak-anak. Lantas seperti apa sih rangkaian doa mengatasi anak yang rewel dan menangis? Mari simak dibawah ini.

Doa Mengatasi Anak yang Rewel dan Terus Menangis

Diatas adalah rangkaian doa yang dikutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Staraf Al-Nawawi Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 302:

Pengalaman Doa

Doa diatas akan senantiasa dapat anda amalkan setiap saat pada waktu menjalankan ibadah shalat. Atau pada saat si kecil sedang begitu rewel. Keutamaan membaca rangkaian ayat suci diatas akan senantiasa memberikan si kecil kenyamanan dan membuat mereka menjadi lebih tenang.

Baik dibaca oleh ayah dan ibu ataupun oleh keduanya, rangkaian doa ini diharapkan dapat membantu si buah hati menjadi lebih tenang. Terkadang kondisi yang tidak nyaman atau perasaan gelisah pada si kecil menjadi pemicu mereka yang berubah menjadi rewel.

Mengenali Arti Tangisan Bayi

Terkadang tangisan bisa menjadi sinyal dari kebutuhan seorang bayi. Hal ini dikarenakan bayi dan anak-anak yang masih begitu kecil belum mampu untuk mengutarakan apa yang mereka inginkan. Jadi demikian, menangis seringkali diekspresikan sebagai sebuah keinginan atau tanda dari sebuah kondisi si kecil.

Bayi Kelaparan

Menangis adalah penyebab paling umum seorang bayi bisa menangis dan rewel. Tangisan akibat bayi kelaparan biasanya cukup lama dan sulit untuk dihentikan. Terkadang si kecil yang menangis karena kelaparan akan mungkin menendang-nendang kakinya ke udara sambil menghisap jemarinya.

Begitu anda mengangkat si buah hati, ia akan beursaha untuk mencari buah dada ibunya. Meski ibu merasa si kecil baru saja menyusu dan mendapati ia menangis karena ingin menyusu. Jangan heran, sebab pada saat ini si kecil masih membutuhkan banyak asupan.

Apalagi mereka yang usianya belum 6 bulan atau belum cukup diberikan makanan pendamping. Maka semua kebutuhan gizinya akan dipenuhi hanya dari ASI yang ibu berikan untuk si buah hati.

Bayi yang Merasa Tidak Nyaman

Bayi pun bisa menangis tatkala mereka merasa tidak nyaman dengan kondisi yang mereka rasakan saat ini. Tangisan ini akan mungkin terjadi secara mendadak dan meningkat intensitasnya. Biasanya ada banyak hal yang membuat si kecil tidak nyaman dengan kondisinya saat ini. Baik itu karena popoknya yang basah atau mungkin ia yang merasa kegerahan.

Nah, mendapati kondisi ini maka anda harus segera mengatasi ketidak nyamanan ini dengan baik. Ganti segera popok si kecil dengan yang baru. Atau ganti pakaiannya dengan yang lebih nyaman agar tak membuat mereka kegerahan.

Bayi yang Kelelahan

Selain beberapa hal diatas, bayi menangis bisa jadi karena ia sudah kelelahan dengan aktivitas yang ia lakukan. Jangan salah meski seorang bayi belum mampu melakukan banyak hal. Akan tetapi, kapasitas energi dalam tubuh mereka belumlah seperti orang dewasa.

Tangisan yang mungkin terjadi sebagai penanda bayi yang kelelahan adalah tangisan ini disertai dengan getaran. Bayi pun akan nampak seperti ia gelisah. Ia mungkin akan menggosok-gosokan mata ini adalah tanda bahwa si kecil sudah mengantuk. Gerakan ini pun akan disertai dengan gerakan kaki dan tangannya yang mulai rusuh.

Putarkan musik klasik dan lembut untuk mengatasi tangisan si kecil atau gendong ia untuk membuat mereka menjadi lebih tenang. Bayi anda pun akan mungkin mudah merasa tertekan ketika banyak orang disekelilingnya. Untuk itu, hindari membawa si kecil ke tempat yang ramai dan padat orang.

Bayi yang Kesepian

Para bayi membutuhkan ikatan yang kuat dengan orangtuanya. Jadi demikian, ada suatu hal yang wajar bila mereka akan cenderung menangis ketika ibu meninggalkan mereka seorang diri. Jika si kecil berhenti menangis ketika ibu mengendongnya dan mendekatkan mereka pada pelukan ibu. Maka ini menandakan tangisan si kecil dipicu karena mereka tengah kesepian dan membutuhkan ibu mereka.

Si kecil yang cenderung ingin terus menerus di gendong dan seolah mulai mengenali ibu dan ayah mereka saat mereka masih terlalu kecil. Dikarenakan si kecil mampu mengenali suara detak jantung ibu mereka. Karena suara ini adalah apa yang mereka dengarkan sejak mereka ada dalam kandungan.

Bayi yang Tidak Sehat

Para orangtua yang sudah berpengalaman pada umumnya akan cenderung memahami betul ketika si kecil sedang tidak sehat. Hal ini dikarenakan anak yang sakit biasanya akan cenderung rewel dan menangis terus menerus.

Kondisi ini tentu mampu dibedakan dengan kondisi saat mereka sehat. Anak-anak yang sehat biasanya akan lebih ceria dan tidak bermasalah dengan tangisan yang terus menerus.

Anak-anak yang sedang sakit biasanya menangis dengan suara tangisan yang lebih lemah dan biasanya tangisan ini memang sulit untuk ditenangkan. Selain itu, mengenali tangisan anak yang sakit pun bisa diketahui dengan pada saat ibu menyusui mereka. Biasanya bayi akan cenderung tidak bernafsu untuk meng-ASI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *