Doa Masuk Rumah Yang Dapat Anda Amalkan

Posted on

Rumah merupakan salah satu dari tiga kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh manusia untuk bertahan hidup. Tanpa rumah, kita tidak dapat tinggal dengan layak dan melakukan beragam aktifitas sebagaimana mestinya.

Tentunya sebuah rumah harus terasa aman dan nyaman sehingga betah untuk ditinggali oleh seluruh anggota keluarga. Rumah selalu menjadi tempat yang paling berharga dimana kita dapat menikmati waktu luang dengan tenang.

Allah subhanahu wa ta’ala bahkan menjelaskan bahwa rumah adalah satu nikmat yang Ia anugerahkan kepada manusia dalam kitab suci Al-Quran, yaitu sebagai berikut:

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا

Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal …”.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya bagi kita sebagai umat islam untuk mensyukuri salah satu nikmat Allah yang telah Ia Berikan kepada kita. Salah satu bentuk rasa syukur kita adalah dengan memelihara rumah kita dengan menjaganya dari gangguan-gangguan setan.

Doa Masuk Rumah Yang Bisa Diamalkan

Walaupun ada satu hadist yang menceritakan tentang doa masuk rumah, status hadist tersebut adalah lemah atau dhaif. Hadistnya berbunyi:

Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim no. 2018).

Jadi doa tersebut sebenarnya tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk disebut sebagai doa masuk rumah yang harus kita amalkan. Ada satu hadist yang berstatus shahih menurut Syaikh Al Bani, dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam memerintahkan kita untuk mengucapkan salam ketika memasuki rumah, yaitu sebagai berikut:

Perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam tersebut juga berkolerasi dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala salam Al-Qur’an yaitu pada surat An Nur ayat 61:

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah- rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An Nur: 61).

Kesimpulannya, kita cukup mengamalkan ucapan salam ketika memasuki rumah tanpa doa khusu karena hadistnya yang berstatus lemah. Karena sifat salam dalam islam adalah fardu ‘ain, maka jangan sampai orang di dalam rumah terlupa untuk menjawab salam.

Hendaknya kita selalu mengucapkan salam sebagaimana yang dianjurkan oleh panutan kita Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa salam dan juga termaktub dalam surat An Nur ayat 61.Semoga rumah tercinta kita selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala dan selalu mendapat limpahan berkah dari-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *