Doa Makan Sebelum dan Sesudah Serta Adab Makan Dalam Islam

Posted on

Doa Makan Sebelum dan Sesudah Serta Adab Makan Dalam Islam – Makan merupakan sebuah kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Secara arti kata sendiri, maka adalah memasukan sesuatu ke dalam mulut dengan maksud dan tujuan untuk menyediakan nutrisi bagi tubuh. Selain menyediakan nutrisi, makan juga memiliki banyak fungsi dan nilai-nilai di dalamnya. Tanpa makan, manusia atau makhluk hidup pada umumnya tidak akan bisa berkembang dan tumbuh, bahkan untuk hidup sekalipun.

Oleh karea itu, makan sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditolak dan diganggu gugat lagi. Makan menjadi kebutuhan primer yang tidak bisa digantikan ataupun ditunda. Melihat peran dan fungsinya, tentunya makan merupakan hal yang begitu penting dan sarat akan nilai-nilai pentng di dalamnya. Mungkin anda pernah mendengar istilah yang mengatakan “anda adalah apa yang anda makan”. Jika melihat pada istilah itu, tentunya kita harus menyadari jika setiap hal yang masuk ke dalam tubuh kita juga membawa banyak dampak bagi tubuh dan banyak hal dalam diri kita.

Contoh paling nyata adalah ketika kita minum atau makan zat yang berbahaya, maka tubuh kita akan bereaksi dan memperlihatkan gejala yang tidak baik. Adapun jika tidak menunjukan gejala yang langsung, maka secara perlahan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh kita ini akan turut membentuk seperti apa diri kita. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memilih dan memilah apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh tubuh ini, sebab jangan sampai kita mengkonsumsi resep makanan atau minuman yang bisa berakibat buruk bagi tubuh dan diri ini.

Doa Makan dan Adab Makan yang Diajarkan dan Dianjurkan Oleh Rasulullah

Sebagaimana tujuan dan tugas manusia di bumi yang beribadah kepada Allah, maka kita juga sudah sepatutnya kita menjadikan kegiatan makan menjadi bagian ibadah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, sehingga membuat kegiatan makan ini menjadi bernilai ibadah. Hal kecil seperti makan tepat waktu saja sudah merupakan ibadah yang bisa dilakukan dengan mudah. Dengan makan tepat waktu, maka kita sudah ssayang dengan tubuh kita dengan tidak membuatnya kelaparan dan bisa berujung kepada sakit.

Berbicara lebih lanjut mengenai makan, maka kita tidak boleh melupakan doa yang dipanjatkan ketika hendak makan ataupun selepas makan. Banyak orang yang seringkali lupa berdoa ketika hendak makan, karena perut yang terlalu lapar dan tergesa-gesa akhirnya ia melupakan doa. Begitu pula dengan selepas makan, karena rasa kenyang yang didapat, justru membuat lalai dan lupa memanjatkan doa selepas makan. Padahal ada banyak sekali manfaat dan kebaikan yang didapat dengan berdoa sebelum maupun setelah makan.

Dengan melakukan doa sebelum dan sesudha makan, maka keberkahan dan kebaikan akan senantiasa dicurahkan oleh Allah SWT melalui resep masakan yang kita nikmati. Sebuah penelitian memperlihatkan jika makanan yang dibacakan doa, makanan tersebut akan mengeluarkan molkeul yang baik dan bermanfaat. Tentunya kita ingin makanan yang kita makan memiliki kebaikan bagi tubuh ini. Doa juga bisa menghindarkan makanan kita dari syaitan yang tanpa disadari aan turut menyantap keberkahan dari makanan yang kita makan tanpa menyebut nama Allah SWT.

Oleh karena itu, berikut ini kami berikan doa yang bisa anda bacakan sebelum dan sesudah makan. Silahkan simak dan hapalkan doanya di bawah ini!

(Baca juga: Doa setelah sholat fardhu)

Doa Makan (Sebelum Makan)

Doa Berikut ini adalah lafadz doa sebelum makan yang bisa anda bacakan ketika hendak menyantap hidangan. Silahkan baca doa di bawah ini dan dapatkan nilai-nilai kebaikannya.

Doa Makan Sebelum dan Sesudah Serta Adab Makan Dalam Islam

Demikianlah doa sebelum makan yang bisa anda lafalkan ketika hendak menyantap makanan. Kami berikan terjemahan latinnya untuk memudahkan anda untuk memahami dan menghapalkan doa tersebut.

Doa Makan (Setelah makan)

Setiap kegiatan yang diawali dengan doa, maka tentunya harus pula diakhiri dengan doa. Jal tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada allah SWT atas nikmat yang telah ia berikan. Berikut ini adalah lafadz doa makan (setelah makan ) yang bisa anda hapalkan dan amalkan. Silahkan simak doanya di bawah ini!

Doa Makan Sebelum dan Sesudah Serta Adab Makan Dalam Islam

Demikian tadi merupakan doa yang dibacakan ketika anda selesai makan atau menyantap hidangan. Silahkan hafalkan dan maknai, kemudian amalkan setiap selesai makan. Dengan demikian, semoga makanan yang anda santap bisa membawa kebaikan bagi diri dan keberkahan dalam diri kita.

Adab Makan dalam Islam

Tidak dipungkiri, jika setiap orang memiliki kebiasaan makannya sendiri, bahkan setiap daerah memiliki adat masing-masing yang secara tidak langsung mengatur tata cara makan kita. Tidak berbeda jauh dengan itu, Islam sendiri memiliki adab makan yang sebaiknya dan sangat dianjurkan untuk ditiru. Adab makan tersebut sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Adapun beberapa adab makan dalam islam yang bisa anda ikuti adalah sebagai berikut.

1. Membaca Basmallah dan Hamdallah serta Membaca Doa

Sebagaimana yang telah disampaikan di atas tadi ada banyak seklai kebaikan yang bisa diambil dari makan dan juga berdoa sebelum dan sesudah makan. Oleh karena itu, silahkan mulai dan akhiri kegiatan makan anda dengan membaca doa yang sudah diperlihatkan di atas.

2. Makan dengan Menggunakan Tangan Kanan

Seperti apa yang diungkapkan dalam H.R. Bukhari no. 4957 dan Muslim no 3767 dari Umar bin Abu Salamah, bahwa selain dengan membaca basmalah kita dianjurkan menggunakan tangan kanan. Makan dengan tangan kanan yang dianjurkan oleh Rasulullah ini juga sempat membuat masyarakat barat terecengan. Sebab cara yang mereka pikir primitif tersebut, jauh lebih sehat dan aman ketimbang makan menggunakan sendok atau juga garpu.

Penelitian menemukan jika makan langsung menggunakan tangan bisa mencegah beberapa penyakit dan juga menjaga kesehatan tubuh. Dalam tangan sendiri terdapat enzim RNAse yang bisa mengikat bakteri, sehingga membuat bakteri tidak akan terlalu aktif bergerak di dalam tubuh kita. Berbeda ketika menggunakan sendok atau garpu, maka tidak akan ada yang mengikat dan menhan laju bakteri di dalam tubuh.

3. Mengambil Makanan yang Terdekat Lebih Dahulu

Dianjurkan bagi anda untuk mengambil terlebih dahulu makanan yang berada di dekat kita. Hal itu dimaksudkan agar orang lain tidak merasa jijik dengan apa yang kita lakukan. Meskipun demikian, hal tersebut berlaku ketika makanan yang dihidangkan adalah satu jenis. Sedangkan jika hidangan terdiri dari beberapa jenis makan, kita bisa mengambil makan yang lain dengan memperhatikan juga orang lain. Demikianlah apa yang diungkapkan oleh para ulama terkait dengan adab mengambil makanan.

4. Anjuran Makan Dari Pinggir Piring

Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan jika Nabi pernah bersabda Jikasebaiknya jika and amakandari bagianpinggir piring, sebab keberkahan dari makanan itu sendiri ada di tengah dari piring. Dari hal tersebut diketahui jika kita sebaiknya menikmati makanan dari pinggir sehingga keberkahan yang kita dapatkan akan menyeluruh. Jika kita makan angsung dari tengahnya, maka bisa saja kita dinilai sebagai orang yang hanya ingin enaknya saja.

5. Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Kita Makan

Hadist yang meriwayatkan mengenai cuci tangan ini sebenarnya merupakan hadis hasan bukan shahih. Mekipun demikian, anjuran untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan merupakan hal yang baik untuk diikuti. Dengan mencuci tangan, maka kita bisa mengurangi bakteri yang ada di tangan kita dan membersihkan kotoran yang menempel. Adapun jika kita merasa jika tidak perlu untuk cuci tangan, maka tidak perlulah kita melakukan hal tersebut.

6. Keadaan Junub Ketika Hendak Makan

Bagi anda yang sedang dalam kondisi junub (keluar air mani sadar/tidak) dan hendak makan, maka dianjurkan untuk melakukan wudhu terlebih dahulu. Hal tersebut sama seperti jika anda hendak tidur, maka sebaiknya anda mengambil wudhu terlebih dahulu. Banyak ulama yang menyampaikan anjuran untuk mencuci tangan dan mengambil wudhu ketika sedang junub dan hendak pergi makan.

7. Tidak Duduk Sembari Bersandar Ketika Makan

Jika anda seringkali duduk bersandar ketika sedang makan, maka segeralah hentikan kebiasan tersebut. Kebiasaan tersebut merupakan salahsatu hal yang dimakruhkan untuk dilakukan. Menurut keterangan, duduk bersandar ketika makan adalah ciri orang yang akan makan dengan rakus. Oleh karena itu ilahkan hindari kebiasaan buruk tersebut dan menggantinya dengan anjuran Nabi, yakni dnegan duduk bersila.

Dalam sebuah keterangan, Nabi menjelaskan jika duduk yang baik ketika akan makan adalah dengan menekuk kaki dan duduk di atas telapaknya. Jal ini kemudian menjadi salahsatu adab yang baik dalam aktivitas makan kita. Dengan demikian, kita bisa mengatur tingkat kekeyangan kita sesuai dengan ajuran Nabi. Makanlah sebelum benar-benar lapar dan berhentilah sebelum benar-benar kenyang. Dengan demikian kita tidak akan menjadi orang yang berlebihan.

8. Makan Sembari Tengkurap

Dalam adab makan umat muslim, maka sembari tengkurap merupakan salahsatu yang dilarang. Jal tersebut diungkapkan oleh Nabi, yakni ia melarang dua jenis makanan, yaitu duduk di antara jamuan yang meyajikan minuman keras dan makan sambil tengkurap. Dua hal tersebut merupakan hal-hal yang sebaiknya dihindarkan ketika berada dalam jamuan makan atau ketika makan sehari-hari.

9. Segerakanlah Makan Ketika Sudah Siap

Seringkali kita menemukan waktu di mana kita lapar namun adzan sudah berkumandang, lalu manakan yang harus lebih dahulu dilakukan? Dalam hadist yang diterangkan oleh HR Bukhari dan Muslim dijelaskan “jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah shalat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.”. Dalam hadist tersebut diperlihatkan jika kita dipersilahkan untuk mendahulukan makan dan menikmatinya terlebih dahulu.

Ada banyak kisah yang memperlihatkan bahwa kita dipersilahkan untuk menikmati makanan dan tidak perlu tergesa-gesa ketika sedang menikmati makanan yang kita miliki. Hal itu dimaksudkan agar kita tidak mengingat makanan ketika sedang sholat. Dengan demikian kita juga bisa lebih fokus ketika sedang sholat.

10. Makan Dengan Menggunakan 3 Jari

Makan dengan menggunakan tanganmerupakan salahsatu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah. Adapun untuk makan kita bisa menggunakan tiga jari yang kita miliki, yakni telunjuk, tengah dan juga jempol. Hal tersebut dicontohkan Rasulullah yang kemudian diriwayatkan dalam HR Muslim no. 20232 dan lainnya.

Makan dengan tiga jari memiliki esensi yang cukup jelas, yakni menggambarkan jika kita tidak rakus dan tamak. Makan dengan menggunakan tiga jari juga merupakan sebuah bentuk ketawadhuan kepada Allah SWT.Meskipun demikian, makan dengan tiga jari berlaku bagi makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari. Namun jika anda makan makanan yang sulit untuk dimakan dengan menggunakn tiga jari, maka diperbolehkan untuk menggunakan tangan dan jari lainya.

11. Menjilati Jari Seusai Makan

Salahsatu adab makan yang bisa anda ketahui, yakni menganai menjiati jari yang telah anda gunakan untuk makan. Dalam Islam sendiri, makan dianjurkan dengan menggunakan tangan langsung tanpa sendok atau garpu. Kemudian setelah makan, baiknya kita membersihkan sisa makanan yang ada di jari tangan dengan cara dijilati. Hal tesebut juga dicontohkan oleh Rasulullah.

Banyak orang yang menganggap hal tersebut konyol, namun justru hal tersebut mengandung makna dan tujuan yang cukup dalam. Makanan sendiri mengandung berkah dan keberkahan, namun kita tidka tahu di mana letak berkah dan keberkahan tersebut. Mungkin saja sudah kita makan, namun bisa jadi keberkahan dan berkah tersebut ada di nasi yang terjatuh ke lantai, tersisa di piring kita atau berada di sela jari. Oleh karena itu, baiknya kita tidak menyia-nyiakan makanan dan sebisa mungkin menghabiskan semua makanan untuk mendapatkan berkah dan keberkahannya.

12. Mengambil Makanan yang Jatuh

Bagi anda yang sedang makan dan di tengah makan anda tersebut makanan anda jatuh, maka segeralah pungut dan bersihkan dari kotoran yang menempel. Jangan sekali-kali kalian membuang dan menelantarkannya. Pada kenyataannyasetan selalu bersama kita, bahkan pada saat makan, sehingga makanan jatuh yang sengaja kita biarkan pada akhrinya akan menjadi hak dari setan tersebut.

Setan biasanya akan tidka bisa turut makan dengan kita, jika sebelum makan kita mengucap basmallah dan berdoa terlebih dahulu. Namun ia tidak pergi, melainkan masih tetap menunggu jatuhnya makanan. Jika makanan tersebut anda ambil dan bersihkan kotorannya kemudian dikonsumsi lagi, maka makanan tersebut menjadi hak milik ita. Sebaliknya, jika dibiarkan maka setanlah yang akan menghabiskan makanan tersebut.

13. Tidak Mengambil Lebih Dari Satu Makanan

Jika dan berada dalam satu kumpulan dan disuguhkan makanan, maka sebaiknya kita mengambil secara rata makanan. Jangan sampai kita mengambil lebih dari satu makanan, sedangkan yang lainnya hanya satu makanan. Adapun kita boleh mengambil makanan dengan terlebih dahulu meminta izin kepada yang lainnya.

Dalam kondisi makanan yang melimpah ruah, maka bolehlah kita mengambil makanan lebih dari satu, tentunya dengan izin terlebih dahulu kepada orang yang memilikinya. Selain itu, jika anda yang memiliki makanan, anda diperbolehkan mengambil makanan lebih dari satu, dengan catatan makanan yang melimpah dan yang lain sudah menikmati makanan tersebut. Jika dalam kondisi yang paceklik dan semua orang belum kebagian, maka hendaklah untuk berbagi makanan dengan yang lainya secara merata.

14. Dilarang Mencela Makanan

Seringkali kita mencela makanan yang tidak kita sukai, entah karena rasanya yang terlalu asin, manis atau tidak sesuai dengan selera. Hal tersebut sangatlah tidak diperbolehkan, sebab bisa melukai hati sang pembuat. Lebih dari itu, kita juga tidak boleh menghina dan mencela makanan atau ciptaan dari Allah SWT.

Jika mencela merupakan perbuatan yang tidak diperbolehkan, maka kita disunahkan untuk memuji makanan yang kita makan tersebut. Dengan memuji makanan yang kita konsumsi tersebut, maka kita telah menyenangkan hati seorang muslim. Tidak mencela makanan juga bisa menjadi kunci kesederhanaan dan bisa membuat hidup kita menjadi lebih senang dan tenang.

Demikianlah tadi beberapa adab makan yang sebaiknya diikuti ketika kita hendak atau sedang dalam keadaan menyantap sebuah makanan. Dengan mengikuti adab yang dicontohkan Rasulullah tersebut, maka kita bisa mendapatkan kebaikan dari apa yang kita konsumsi.

Jangan lupa jug aberbagi dengan teman. Berbagi walaupun hanya satu ayat merupakan kebaikan dan hal yang sangat dianjurkan. Dengan berbagi, kita telah menyebar kebaikan kepada yang lainnya. Silahkan berbagi dengan menekan tombol share yang telah disediakan pada bagian bawah artikel. Tekan dan bagikan melalui media sosial yang anda miliki. Silahkan juga anda berikan komentar terkait dengan doa dan adab bacaan di atas dengan mengisi bagian kolom di bawah ini.

(Artikel menarik lainnya: Doa sesudah sholat tahajud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *