Doa Ketika Mendengar Suara Petir atau Guntur

Posted on

Musim hujan telah tiba, dan salah satu fenomena yang terjadi ketika hujan turun adalah petir. Tidak sedikit dari kita yang merasa ketakutan ketika petir tiba karena suara gemuruhnya yang sangat keras dan kilatannya mengejutkan.

Tentunya kita semua tahu bahwa sambaran petir sangatlah berbahaya. Seseorang yang terkena sambaran petir kemungkinan besar akan langsung meninggal di tempat dan samabarannya juga dapat menghancurkan bangunan-bangunan. Naudzubillah.

Dalam kacamata islam, petir bukan hanya fenomena alam semata. Ada beberapa riwayat yang menjelaskan tentang petir atau guntur dalam pandangan islam, seperti:

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

”Petir adalah malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah.”

Secara refleks, sebagai umat islam seringkali kita mengucapkan asma-asma Allah subhanahu wa ta’ala ketika kita merasa takut akan suara gemuruh petir dan kilatannya. Namun, adakah doa khusus yang dapat kita baca ketika mendengar suara petir?

Ada sebuah riwayat yang mengisahkan tentang sahabat baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam yang membaca doa khusu ketika mendengar suara petir. Oleh karena itu, kita dapat mengamalkan doa khusus ketika kita mendengar suara petir yang menggelegar.

Doa Ketika Mendengar Suara Petir

TOPSHOT – Lightning strikes off the coast of Montevideo, late on August 28, 2017. Following days of heavy rains, flooding in Uruguay has forced almost 900 people to flee their homes, authorities said Monday. Flooding in the country has grown increasingly common. / AFP PHOTO / Mariana SUAREZ (Photo credit should read MARIANA SUAREZ/AFP/Getty Images)

Apabila ’Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih

Artinya:

Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya. Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”. (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 723.  Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Kemudian ada doa petir lainnya dengan derajat hadist yang hasan, yaitu sebagai berikut:

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma tatkala mendengar suara petir, beliau mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

Subhanalladzi sabbahat lahu

Artinya:

Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya.

Lalu beliau mengatakan, ”Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.” (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 722. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Melihat derajat hadistnya tentunya doa yang kedua lebih memiliki kekuatan yang mendasar untuk dijadikan doa khusu ketika kita mendengar suara petir atau guntur. Doa tersebut berisi pengagungan terhadap Allah subhanahu wa ta’ala dan pengakuan diri bahwa kita hanyalah umat manusia yang lemah.

Dengan begitu, anda tentunya dapat mengamalkan doa khusu ketika mendengar petir yang diutarakan oleh Abdullah bin Az Zubair tersebut. Semoga dengan mengamalkan doa tersebut kita selalu berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala dan terhindar dari segala marabahaya yang tidak kita inginkan.

Ada baiknya kita sebagai umat islam selalu dapat mengamalkan doa-doa khusus yang dapat dibaca dalam keadaan tertentu. Doa-doa tersebut insya Allah dapat memberi kita kebaikan dan dapat meraih ridha dari Allah subhanahu wa ta’ala. Aamin Ya Rabbal ‘Alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *