Doa dan Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW (Rabi’ul Awwal)

Posted on

Doa dan Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW (Rabi’ul Awwal) – Bulan Maulid atau bulan Rabiul awaal adalah bulan yang menurut kebanyakan ulama adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam bahasa Arab bulan ini disebut dengan Rabiul Awwal yang memiliki banyak sekali keutamaan yang lebih diantara bulan-bulan lainnya. Nah, untuk itu mari kita simak doa dan amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bulan Maulid memang banyak dikaitkan dengan Rasulullah Muhammad SAW. Pada bulan ini memang adalah kelahiran Sang Nabi. Akan tetapi, selain dikaitkan dengan kelahiran Rasulullah adapula banyak keutamaan yang menjadikan bulan Rabiul Awwal sebagai bulan yang istimewa.

Dimana tentunya pada saat ini tidak ada salahnya melakukan banyak amalan. Selain dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad. Juga tentunya melakukan amalan baik pada bulan ini ganjaran pahala akan besar.

Doa dan Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW (Rabi’ul Awwal)

Maulid Nabi Muhammad tengah kita laksanakan pada bulan ini. Nah, untuk anda yang ingin mengetahui lebih dalam tentang keutamaan pada bulan Maulid Nabi Muhammad atau Rabiul Awwal. Maka mari kita simak beberapa informasinya dibawah ini mengenai keutamaan-keutamaan pada bulan ini.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Menurut sebuah riwayat yang bersumber dari sahabat Nabi, Rasulullah lahir pada Senin 12 Rabi’ul Awwal di tahun gajah. Akan tetapi, sumber lain dari Ahlul baik Nabi ada yang mengatakan bahwa Beliau lahir pada saat terbit fajar, hari Jumat 17 Rabiul Awwal tahun Gajah.

Namun demikian, apapun versinya malam kelahiran Nabi adalah malam yang amat mulia. Dalam Al-Quran dijelaskan tentang disebutkan tahun gajah terdapat pada surah Al Fiil. Dimana didalam ayat ini menceritakan mengenai Abrahah yang berusaha menghancurkan Makkah pada saat ini.

Akan tetapi, pada saat Nabi Muhammad lahir, konon pada malam hari langit terlihat terang dan benderang juga tenang. Selain itu, kelahiran Nabi Muhammad telah disebutkan didalam kitab-kitab terdahulu sebelum Al-Quran. Diantaranya didalam Injil dan juga Taurot dimana didalamnya disebutkan bahwa akan ada Nabi penutup pada Nabi nyang lahir dengan berbagai ciri-ciri dan tanda.

Maka pada saat itu, kelahiran Nabi Muhammad menjadi suatu berita yang telah ditunggu-tunggu sekian lama. Apalagi pada saat itu adalah pada zaman jahiliyah dimana kemunduran dan kegelapan membuat semua umat manusia ada dalam kesesatan.

Kenabian Rasulullah

Pada bulan Rabi’ul Awwal sebuah sumber menjelaskan bahwa ini adalah bulan dimana Rasulullah mendapatkan kenabiannya. Dalam Musnad, dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Rasulullah dilahirkan pada hari Senin, Ia pun diangkat menjadi seorang Nabi pada hari Senin. Beliau pun keluar untuk berhijrah dari Mekkah ke Madinah adalah pada hari Senin. Beliau pun meninggal di hari Senin dan mengangkat Hajar Aswad pada hari Senin.

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abi Qathadhah Al-Anshari bahwa Rasulullah ditanya tentang puasa Senin yang seringkali dijalankannya. Kemudian beliau menjawab bahwa itu adalah hari kelahirannya dan hari dimana diturunkan kenabiannya.

Menurut sumber dari para ulama, Rasulullah diangkat menjadi seorang Nabi tepat pada saat usianya 40 tahun. Dan pengangkatan kenabian ini menjadi nikmat yang lebih besar dibandingkan dengan penciptaan langit dan bumi bersama dengan isinya.
Itulah mengapa bulan yang satu ini dijadikan sebagai bulan yang lebih utama dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Menjalankan amalan seperti puasa sunnah pada Senin dan Kamis akan dapat anda jalankan semata dengan ikut menjalankan sunnah yang Rasul jalankan.

Wafatnya Nabi Muhammad

Riwayat tentang waktu wafatnya Nabi Muhammad SAW mungkin sudah pernah dibahas dipelajaran agama pada saat kita sekolah dulu. Namun untuk menyegarkan kembali ingatan anda tepatnya waktu wafatnya Nabi Muhammad adalah pada 12 Rabi’ul Awwal. Waktu ini bertepatan dengan hari kelahirannya yang sama persis.

Momen kepergian beliau kepangkuan Sang Khalik menjadi waktu tersedih sepanjang sejarah umat Muslim. Terutama para sahabat dan para pengikut ajaran Islam pada saat itu. Peristiwa kepergian Nabi Muhammad SAW mengingatkan akidah kita bahwa beliau adalah seorang manusia dan hamba Allah yang akan berpulang kembali pada-Nya.

Kutipan ini terdapat dalam Al-Quran dan akan dapat anda simak dibawah ini beberapa kutipannya.

Doa dan Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW (Rabi'ul Awwal)

Doa dan Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW (Rabi'ul Awwal)

Amalan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ketiga peristiwa besar dalam sejarah Islam yang telah kita bahas diatas sekaligus menjadikan bulan Rabi’ul Awwal atau bulan mulud menjadi bulan yang begitu mulia. Sebab pada bulan ini banyak peristiwa besar yang dikaitkan dengan Rasulullah yang patut kita teladani. Tak heran bila pada bulan ini banyak umat Muslim memiliki tradisi yang khas dalam merayakan bulan yang satu ini. Salah satunya adalah dengan syukuran pengajian dan masih banyak lagi.

Nah, selain beberapa amalan seperti tradisi syukuran dan lain sebagainya. Dibawah ini mari kita simak amalan baik apa yang bisa dijalankan pada bulan Rabi’ul Awwal.

Menjalankan Ibadah Shalat Sunnah

Menjalankan ibadah shalat sunnah menjadi amalan yang baik dilakukan, bukan hanya pada bulan Maulid Nabi. Namun juga pada bulan-bulan lainnya, memperbanyak sunnah akan semakin melengkapi ibadah yang kita jalankan. Untuk itulah, tidak ada salahnya bila kita senantiasa memperbaiki kita pada bulan Maulid. Sebab ada banyak keutamaan dan manfaat yang bisa dirasakan pada bulan yang satu ini.

Membaca Al-Quran

Amalan membaca al-quran pun menjadi salah satu rangkaian amalan yang baik dijalankan pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini dikarenakan amalan Quran selain membantu anda menambah pahala pada bulan yang satu ini. Pun membuat hafalan dan bacaan quran menjadi lebih lancar.

Itulah mengapa bacaan quran menjadi amalan penting yang perlu diamalkan secara rutin. Agar demikian, semakin sering kita membacanya maka akan semakin mudah kita menghafalnya. Selain itu, bacaan ayat suci pun semakin lancar dan semakin mudah.

Puasa Senin Kamis

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya keutamaan menjalankan ibadah sunnah puasa pada hari Senin dan Kamis menjadi amalan yang baik. Rasulullah sering menjalankan ibadah yang satu ini karena hari Senin terkait dengan hari kelahirannya. Pada hari Senin pulalah ia mendapatkan wahyu kenabiannya.

Jadi demikian, untuk anda yang ingin mendapatkan lebih banyak keutamaan dibulan Rabi’ul Awwal maka tidak ada salahnya menjalankan ibadah puasa sunnah ini dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *